

PERKEMBANGBIAKAN PADA MAKHLUK HIDUP
Proses perkembangbiakan generatif diawali dari penyerbukan. Penyerbukan adalah jatuhnya bunga serbuk sari di atas kepala putik. Jatuhnya serbuk ssari di kepala putik tersebut dapat melalui berbagai perantara, yaituy angin, air, serangga, dan manusia.
Serbuk sari menempel di ats kepala putik, kemudian serbuk sari tersebut akan membentuk buluh sari. Buluh sari mengandung dua inti, yaitu vegetatif dan generatif. Nmaun inti vegetatif akan menghilang ketika bukuh sari mencapai bakal biji, sedangkan inti generatif pertama akan membuahi sel telur dan menghasilkan embrio, sedangkan inti generatif kedua akan akan membuahi inti kandung lembaga dan menghasilkan indosprema (mengandung cadangan makanan untuk lembaga). Pembuahann diakhiri dengan bakal buah yang tumbuh menjadi buah dan di dalamnya terdapat biji. Penyerbukan dibagi menjadi 4 macam:
Perkembangbiakan Vegetattif
PERKEMBANGBIAKAN HEWAN
Bertelur dan beranak (Ovovivivar), induk akan bertelur, namun telutr tersebut tetap berada ditubuh induk hingga hingga menetas, kemudian bayi hewan ini akan dikeluarkan dari tubuh induk bersama cangkang telurnya yang sudah pecah. Contoh: Kadal.
Perkembangbiakan Vegetatif, adala perkembanbiakan secara tidak kawin. Diantaranya adalah:
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dibagi menjadi dua tahap. tahap Tahap pertama terjadi di luar rahim.
Pertumbuhan dan perkembangan dimulai dengan bergabungnya sel telur dengan sperma. Sel telur yang dibuahi oleh sperma disebut zigot. Setelah dibuahi zigot akan membentuk embrio. Kemudian embrio akan tumbuh menjadi janin.
Pertumbuhan dan perkembangan manusia diluar rahim
Pertumbuhan di luar rahim dibagi dalam 4 tahapan yaitu:
Pada masa pubertas, laki-laki akan mengalami perubahan berikut:
Pada masa pubertas, perempuan akan mengalami perubahan berikut:
Perkembangbiakan pada hewan
Perkembangbiakan pada hewan terbagi menjadi dua, secara kawin dan tidak kawin. 1. Perkembangbiakan secara kawin Perkembangbiakan secara kawin disebut juga dengan generatif. Berdasarkan lokasi pembuahan sel telur oleh sel sperma, perkembangbiakan generatif pada hewan dibagi menjadi dua macam. Pembuahan di luar tubuh: Penggabungan sel telur dan sperma terjadi di luar tubuh induk. Contohnya, ikan dan katak. Pembuahan di dalam tubuh: Penggabungan sel telur dan sperma terjadi di dalam tubuh induknya. Contohnya, reptil, unggas, dan mamalia. Selain itu, berdasarkan jenis perkembangan janinnya, perkembangbiakan pada hewan dibagi menjadi tiga macam. Ovipar: hewan berkembang biak dengan bertelur.
Contohnya ayam dan penyu Vivipar: hewan yang berkembang biak dengan melahirkan. Contohnya sapi, singa, dan kambing Ovovivipar: hewan yang berkembang biak dengan bertelur dan melahirkan. Biasanya hewan berkembang di dalam telur, namun masih di dalam tubuh induknya. Janin mendapatkan cadangan makanan dari dalam telur, bukan dari induknya. Setelah janin matang, baru dilahirkan oleh induknya. Contohnya ikan pari dan beberapa jenis ular. 2. Perkembangbiakan secara tidak kawin Perkembangbiakan secara tidak kawin disebut juga dengan vegetatif. Perkembangbiakan ini terjadi pada hewan tingkat rendah.
Contohnya adalah tunas pada Hydra dan fragmentasi pada cacing planaria. Baca juga: Ciri-ciri Hewan Ovipar Perkembangbiakan pada tumbuhan 1. Perkembangbiakan secara kawin Proses ini terjadi dengan cara penyerbukan antara serbuk sari dengan kepala putik. Serbuk sari akan masuk ke dalam bakal biji dan bertemu sel telur. Pembuahan inilah yang akan membentuk buah dan biji. 2. Perkembangbiakan secara tidak kawin Perkembangbiakan jenis ini disebut dengan perkembangbiakan vegetatif. Beberapa cara perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan beserta contohnya adalah sebagai berikut: Umbi lapis: bawang bombai dan bawang putih Umbi batang: kentang Tunas: pisang dan bambu Rizoma: tanaman rimpang seperti jahe, kunyit, dan kencur Geragih (stolon): merambat di atas tanah seperti stroberi Spora: tumbuhan paku.